Diposkan pada fanfiction, pjyxosh, promotion

Promotion Antologi Hunji

#hunji #sehun #parkjiyeon #promobook #promoantologi #fiksipenggemar #exo

Hallo semuanya!
Kami ada kabar bagus nih untuk para HUNJI SHIPPER
Dalam rangka ulang tahun Sehun, kami author HUNJI akan mencetak buku dengan HUNJI sebagai pairing utamanya.
Dibuku ini akan ada total 11 story dengan genre yang bervariasi. Antara lain Romance Sad, Fantasy, Angst, dll.
Kami juga menyediakan beberapa pilihan packet sesuai dengan beberapa jenis goodies yang akan kami tawarkan.
Kami juga menyediakan bacaan berupa E-Book dengan harga sesuai yang ada di poster.
Untuk pemesanan dapat mengisi

Form ORDER Paket 1 s/d 5:
Nama:
Alamat:
Paket:
Jumlah :
Ekspedisi:

Form Order Ebook :

Nama :

Email :

Untuk pembayaran bisa via transfer ke rekening:
MANDIRI : 167-00-0098096-0
BCA : 0948292320
An. NURINA ISTIQOMAH
Untuk info yang lebih jelas silahkan hubungi CP kami yang tertera di Poster. Terimakasih😊😊

Diposkan pada Adult, AU, blog, chapter, fanfiction, fluff, jung jaehyun, NC 17, nct 127, OC, romance

Double Successor : Snowden Prince vs Mr. Publicity

Poster Credit By dindaranaaa

Storyline: Rina Austen
Genre; Drama, Romance, Hurt-Comfort, AU.
Cast : Jung Jaehyun as Twins Cliford, Fenya Sabina Seredin, Stacie Kwan.

Previous Chapter

Double Successor : Sneak peak

Double Successor story about twin

Disclaimer
Semua cast disini adalah milik Tuhan YME, saya hanya meminjamkannya, serta inti dari alur cerita ini kemungkinan memiliki kesamaan akan tetapi mempunyai perbedaan dalam pengemasannya.

A/N.
MOHON DENGAN KEBIJAKSANAAN TOLONG DIPERHATIKAN RATED, ALUR ,CAST VISUAL DAN SEGALA YANG BERKAITAN DENGAN FIKSI INI. JIKA TIDAK SESUAI DGN SELERA KALIAN DILEWATKAN SAJA.

Lanjutkan membaca “Double Successor : Snowden Prince vs Mr. Publicity”

Diposkan pada AU, bias, fanfiction, jung jaehyun, nct 127, OC, one shoot, romance

With You (Again)

Cast : Jung Jaehyun, Kwan Chonhee (OC).

Genre : Romance, AU,Fluff.

Rated : NC17.

Length : One Shoot.

Disclaimer :
Semua cast disini adalah milik Tuhan YME, saya hanya meminjamkan, serta inti dari alur cerita ini kemungkinan memiliki kesamaan akan tetapi mempunyai perbedaan dalam pengemasannya.

A/N:
MOHON KEBIJAKSANAANNYA JIKA INGIN MEMBERIKAN KRITIK SARAN DILAKUKAN  DENGAN PENULISAN BAHASA YANG BAIK DAN SOPAN.

DANKE

Bunyi dentuman musik berulang-ulang bersahutan berserta kerlap kerlip warna warni lampu di salah 1 tempat hiburan malam kota Seoul. 1 sosok feminim tidak terpengaruh oleh hal itu, dia sudah tidak sadarkan diri dengan wajah terlungkup di meja bar.

“Dimana dia?” Tanya figur berperawakan tinggi.

“Di sana,” ucap pelayan menunjukannya keberadaan perempuan tersebut.

“Jae,” ucap pria bersurai hitam.

“Maafkan aku hyung,” ucap Jaehyun sambil berusaha mengangkat tubuh salah 1 kaum hawa dari kursi meja bar.

“Dia sudah tahu tidak bisa minum banyak, masih tetap memaksa,” Oceh pria bersurai hitam bernama Kim Doyoung.

“Keras kepala lebih tepatnya.” Jaehyun menambahkan ucapan Doyoung.

“Mabuk tidak akan menyelesaikan masalah,” ucap Doyoung.

“Iya hyung, aku harus membayar berapa untuk minumannya?” Tanya Jaehyun.

“Tidak usah tadi dia sudah membayarnya sebelum pingsan,” ucap Doyoung.

“Baiklah jika begitu aku permisi dulu,” ucap Jaehyun sambil menggendong perempuan yang pernah menjalin asmara dengannya.

Jaehyun menggendong mantan kekasihnya bernama Kwan Chonhee hingga sampai dimana dia memarkirkan kuda besi berwarna hitam lalu mendudukan Chonhee disamping kursi kemudi namun sebelumnya dia membuat posisi sandaran jok kursi tersebut tampak nyaman untuk perempuan Kwan. Setelah membenarkan posisi duduk Chonhee dengan memasang sabuk pengaman sekarang giliran dirinya siap melajukan mobilnya menuju tempat tinggal Chonhee.

Jung Jaehyun mantan kekasih Chonhee yang pertama dan selamanya bersemanyam di hati perempuan Kwan. Berupa Sebentuk janji yang diberikan oleh pria Jung jangan putuskan jalinan pertemanan walaupun hubungan asmara mereka telah kandas. Kisah asmara yang telah usai membuat Chonhee memiliki banyak pria setelah berpisah dari Jaehyun diantaranya Park Jinyoung seorang dokter yang super sibuk dan wirausahawan Nakamoto Yuta asal Osaka itupun berakhir dengan si pemuda tersebut telah di jodohkan oleh perempuan dari negara dimana Yuta berasal. Mengenaskan gambaran kisah cinta Chonhee tapi tidak buruk juga selama pria yang memiliki profesi sebagai seorang pengacara selalu menepati janjinya dulu maka perempuan Kwan punya tempat keluh kesahnya seperti saat ini dengan penuh perhatian Jaehyun menggendong Chonhee hingga terbaring nyaman di tempat tidur dan dirinya menemani perempuan bersurai coklat sembari dia mengganti bajunya karena kebetulan ketika Doyoung meneleponnya dia habis dari mengambil baju di laundry. Setelah mengganti bajunya Jaehyun duduk di sofa kamar tidur Chonhee meneliti dokumen untuk pembuatan kontrak hukum.

“Bruuk!” Bunyi seperti ada yang terjatuh dan ternyata Chonhee jatuh dari ranjangnya.

“Astaga, Chonhee,” ucap Jaehyun yang mengayunkan langkahnya ke samping tempat tidur.

“Sakit.” Chonhee menggerutu sambil Jaehyun membantunya memapahnya kembali ke ranjang.

Chonhee memeluk pria Jung. “Ada yang kau butuhkan? ” Tanya Jaehyun sembari mengeratkan pelukannya dan membelai surai panjang perempuan Kwan.

“Kau.” Chonhee menjawab dengan sekenanya saja.

“Aku ambilkan air putih ya,” ucap Jaehyun melepaskan pelukan.

Kiss me,” ucap Chonhee seenaknya.

“Chonhee,” ucap Jaehyun.

“Jeff.” Chonhee merajuk.

Jaehyun lemah terhadap Chonhee begitupun sebaliknya. Banyaknya kekasih yang dimiliki perempuan berhidung mancung tersebut sepertinya hanya sebuah kamuflase. Karena pada kenyataannya janji yang terucap dari mulut Jaehyun bukan hanya sekedar pertemanan biasa setelah mereka putus.

Feeling better now,” ucap Jaehyun memangku Chonhee.

“Chonhee.” Sekali lagi Ucapan Jaehyun tidak di gubris, justru sang perempuan Kwan menyandarkan kepalanya ke dada bidang pria tersebut.

Just wait for a moment,” ucap Chonhee menyingkirkan poni yang ada di kening Jaehyun.

Jaehyun mengecup kening Chonhee yang kemudian mendapatkan respon dari sosok feminim berupa senyuman.

“Sebaiknya kau mandi lalu beristirahat,” ucap Jaehyun.

Okay before that kiss me first,” bisik Chonhee.

Cup! Jaehyun mengecup bibir Chonhee.

“Sudah, cepat sana mandi,” ucap Jaehyun.

Alright, Mr. Jung,” ucap Chonhee bangkit dari pangkuan Jaehyun
Lalu membuka lemari mengambil pakaian ganti dan beranjak ke kamar mandi.

Sementara Chonhe di kamar mandi, Jaehyun melanjutkan berkutat dengan dokumen hukum selama 20 menit setelah itu dia mendengar pintu kamar mandi terbuka. Dia menurunkan berkasnya sedikit mengarahkan indera penglihatan ke walk in closet.

Kwan Chonhee. Batin Jaehyun tersenyum miring karena menangkap sosok Chonhee yang begitu cantik dan indah dengan tubuh rampingnya yang ditutupi dengan underwear warna putih kemudian menutupnya dengan kaos putih dan short pants.

“Jae,” ucap Chonhee yang ternyata duduk di sisi tempat tidur yang berhadapan dengan sofa dimana Jaehyun duduk.

“Iya,” ucap Jaehyun yang mengembalikan atensinya ke Ipadnya, setelah terdistraksi oleh perempuan Kwan.

“Kau menyuruhku tidur tapi kau sendiri masih sibuk dengan pekerjaanmu,” ucap Chonhee yang duduk menyilangkan kaki jenjangnya.

Jaehyun menyimpan dokumen pekerjaannya di tas yang berada di samping sofa lalu melepaskan kacamata yang bertengger di hidung dan diletakan di samping lampu. Pria berperawakan tinggi menghampiri Chonhee dengan kedua tangan berada di sisi perempuan Kwan lalu dia menunduk mengunci material basah milik sang perempuan tersebut hingga sosok feminim tersebut terbaring dan jari-jari lentik milik sosok tersebut masuk ke dalam kaos hitam milik pria Jung. Jaehyun tahu betul akan mengarah kemana sisa malam ini di kamar tidur bernuansa putih pink.

Chonhee terbangun lebih dulu dalam posisi duduk lalu dia merasakan punggungnya di sentuh oleh material basah milik Jaehyun.

Morning, Jae,” ucap Chonhee ketika Jaehyun mengecup bahu polos Chonhee.

Morning kiss, baby” ucap Jaehyun mengecup kembali ranumnya bibir Chonhee.

Jaehyun merindukan rutinitasnya bersama Chonhee pada saat masih berpacaran dulu dan kini seperti de ja vu merasakan hal itu kembali betapa innocent sekaligus menggodanya perempuan yang memiliki butik pakaian dan aksesoris.

“Mau mencobanya?” Tanya Chonhee yang menyodorkan sesendok fried rice kimchi.

“Mana sini,” ucap Jaehyun yang siap menerima suapan dari Chonhee namun sang perempuan Kwan melakukan hal yang tidak terduga.

“Jadi aku harus mencicipi dari mulutmu, baiklah kalau begitu,” ucap Jaehyun mengikis jarak antara dirinya dan Chonhee.

“Jae, aku se-.” Ucapan Chonhee terputus karena pria Jung membungkamnya dengan material basahnya.

“Nasi gorengnya enak juga,” ucap Jaehyun setelah menyendok suapan terakhirnya.

“Bagus nasi gorengku masih enak,” ucap Chonhee masih kesal karena insiden serangan mendadak dari Jaehyun pada saaat dirinya sedang memasak.

“Siapa suruh menjahiliku, sini mana mau aku cuci semuanya,” ucap Jaehyun.

Chonhee menyodorkan semua peralatan makan yang kotor lalu pria Jung mencuci semuanya di bak cuci piring akan tetapi ketika dia sedang melakukan itu lengan ramping melingkari pinggangnya dan siempunya menyandarkan kepalanya ke punggung Jaehyun.

“Jae, besok kau akan berulang tahun, kau ingin hadiah apa dariku?” Tanya Chonhee.

“Kembali menjalin hubungan asmara kita ke arah jenjang yang lebih serius,” ucap Jaehyun yang telah selesai mencuci piring membalikan badannya.

“Aku juga ingin melakukannya,” ucap Chonhee tersenyum dengan pipi bersemu merah.

Saranghae, Kwan Chonhee,” ucap Jaehyun menatap mata cantik Chonhee.

“Nado saranghae, Jung Jaehyun,” ucap Chonhee berjinjit mencium material basah pria berlesung pipi tersebut.

Diposkan pada AU, bias, chapter, fanfiction, fluff, johnny suh, nct 127, OC, romance

Rewind : Back To You

Cast : Johnny Suh, Josephine Young (OC).
Genre : Romance, Fluff, Hurt Comfort, AU.
Length : Chapter.
Rated : NC17.

Previous Chapter:

rewind pt 1

Disclaimer :
Semua cast disini adalah milik Tuhan YME, saya hanya meminjamkan, serta inti dari alur cerita ini kemungkinan memiliki kesamaan akan tetapi mempunyai perbedaan dalam pengemasannya.
A/N:
MOHON KEBIJAKSANAANNYA JIKA INGIN MEMBERIKAN KRITIK SARAN DILAKUKAN DENGAN PENULISAN BAHASA YANG BAIK DAN SOPAN.

Lanjutkan membaca “Rewind : Back To You”